Thursday, January 12, 2012

Tujuh Divisi Part 6 - Badai di Banyuwangi


posting telah dihapus untuk kepentingan sayembara... :)
salam.

this post has been deleted for competition... :)

13 comments:

  1. over all dah oke. Ini sebenarnya tinggal kemampuan pembacanya menangkap ide yang jarang diambil penulis. Untuk melebur ke suasana di dalamnya, awalnya sulit,karena asing banget. HArus dibaca berulang abru bisa menikmati ketegangan para tokoh dan penggambarna suasana. Mungkin kalau aku sebagai penulis,karena kau tahu banget settingnya, aku bisa terbawa suasana. Tapi klo osisiku sebagai pembaca yang berada yang tak minim pengetahuan soal ini, bakal dapat dua hal. pertama seru, karena hal baru, amazing. kedua agak bingung dan harus dibaca ulang supaya meresapi. hehe panjang ya komennya..semoga berkenan :) main2 ke blog saya...

    ReplyDelete
  2. aduh karena nulis terllau cepat ada kata2 yang salah deh. maksudku, kalau posisiku penulis, aku bisa merasakan ketegangan dan suasana cerita tersebut.tapi kalau posisiku sebagai pembaca, butuh waktu untuk memahami karena masih asing dengan istilah maupun peristiwa seperti itu :))

    ReplyDelete
  3. @jenknaIyaaaa Mbak jenknaaa. terimakasih sarannya.. Hmm, untuk setting ya? Hmmm.. Kalau soal peristiwa sih, yaaa, namanya juga novel petualangan.. sama halnya seperti novel kriminal yang harus membuat kita membaca berulang-ulang bab sebelumnya, sebelum benar-benar berlanjut ke bab selanjutnya.. nah bukankah begitu? :D

    ReplyDelete
  4. Waaaahhh.. Dari Banyuwangi sih enaknya ke Bali langsung neng.. wkwkwkwk.

    ReplyDelete
  5. kelihatan seru membayangkan gunung yang mau meletus masih tetap naik,luar biasa semangatnya...!!

    ReplyDelete
  6. Dan gue baca ini pagi-pagi lagi, ah bete.. harusnya kan ntar sore. Ini mah bakal deg-degan dan penasaran sampe besok lagi, deh. Mana wiken udah telanjut gue canangkan sebagai hari libur internet. Berarti bakal penasaran sampe hari Senen, dong? Ayu tega.. T_T
    *nangis di pojokan*

    ReplyDelete
  7. @al kahfi karena tugas, jadi nggak bisa berbuat apa-apa bang mereka.. mereka sudah sign kontrak tugas ekspedisinya :D

    ReplyDelete
  8. @Dellakasiaaaaaaaaan deh Mamahhh :P *ketawasetan*

    ReplyDelete
  9. jadi bertanya-tanya.. kenapa si Rudolf nyuruh mereka naik pas Raung sedang aktif-aktifnya??? apa hubungannya dengan artefak yang dicarinyaa?? Apa ga bisa nunggu Raung tenang dulu dan sepi pendaki???

    ReplyDelete
  10. @SamKalau nunggu sepi, ada sesuatu yang akan hilang saat Raung meletus.. :) ngerti gak?

    ReplyDelete
  11. @Ayu Weliranggak ngerti Apa yang hilang??? lokasi artefaknya juga samar gitu di ceritanya... kebayang aja kalo tim 7 divisi ini mau menyisir semua wilayah Raung... kaya' mencari jarum ditumpukan jerami.. :)

    ReplyDelete
  12. @Samaduuuuuuuuh satu-satu kali Sam.. namanya juga misteri, harus disembunyikan ceritanya di setiap part, biar yang baca mau lanjut baca.. :D

    ReplyDelete